Rabu, 06 September 2017

Batik Tancep


     Kabupaten Gunungkidul yang sebagian besar penduduknya adalah bermata pencahariaan sebagai petani dan wiraswasta, terdapat juga sekelompok masyarakat yang mempunyai keahlian membatik turun temurun dari para orang tua dulu yaitu masyarakat Desa Tancep , Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul dan hasil karyanya pun tidak kalah saing dengan batik batik tersohor lain seperti dari Solo dan Pekalongan.

     Batik Tulis Tancep mempunyai pangsa pasar khusus dan mampu bersaing dengan batik dari luar daerah, ini disebabkan karena Batik Tulis Tancep mempunyai keunikan tersendiri bagi para pecinta batik yaitu pewarna batik yang berasal dari bahan alami dan ramah lingkungan. Bahan pewarna yang dipakai terdapat di lingkungan sendiri seperti akasia,daun mahoni, tunjung dan masih banyak bahan pewarna alami yang dipakai.

     Peminat Batik Tulis Tancep dari luar Gunungkidul,terutama kalangan menengah keatas menyukai warna alami yang hasilnya lebih soft,sedangkan masyarakat Gunungkidul lebih suka warna dengan corak yang meriah dan cerah. Harganya cukup terjangkau untuk cap kombinasi tulis kisaran Rp. 90.000 – Rp. 120.000 sedangkan murni tulis kisaran Rp. 200 ribu – Rp. 2 juta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar