Tampilkan postingan dengan label Pantai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantai. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 September 2017

Pantai Wedi Ombo

     Pantai wedi ombo dalam bahasa Indonesia yang artinya pasir yang luas. Barangkali bagi para wisatawan yang mendengarnya membayangkan pantai dengan pasir putih yang luas. Tapi sayang nama pantai wedi ombo tidak memiliki pasir yang luas, seluas nama nya. Pantai wedi ombo sendiri di dominasi dengan batuan karang dengan pasir putih yang tidak terlalu luas. 
     Sebelah barat dan timur di dominasi bukit karang, membuat area pasir ini tak seluas di gumuk pasir parangtritis atau pantai glagah di kulon progo.Tapi jangan salah, walaupun hamparan pasir pantai wedi ombo tak seluas yang di bayangkan, justru dengan bukit-bukit karang lah yang membuat pantai wedi ombo memiliki keindahan yang fantastis. 

     Apalagi disana terdapat sebuah kolam alami dari batuan karang yang membuat pantai wedi ombo menarik. Bahklan terakhir tim piknik asik berkunjung ke pantai wedi ombo kami sama sekali tidak mengetahui keberadaan kolam ini, mungkin karena terlalu terburu-buru. Kolam alami pantai wedi ombo sendiri terbentuk secara alami dari susunan batu karang yang membentuk sebuah kolam alami dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. 
     Kolam alami pantai wedi ombo ini adalah salah satu alternatif jika para pengunjung ingin sekali mandi di air laut. Selain kolam alami yang unik, pantai wedi ombo adalah spot paling pas untuk mengabadikan moment sunset. Dengan posisi pantai yang hampir menghadap ke barat sempurna, terdapat juga sebuah tebing karang yang agak menjorok, membuat sunset pantai wedi ombo semakin indah.

     Rute menuju pantai wedi ombo pun sangat mudah. Dari kota Yogyakarta wisatawan langsung mengambil ke arah jalan Wonosari. Dilanjutkan menuju ke arah kota Wonosari. Dari kota Wonosari perjalanan di lanjutkan ke arah timur melewati pasar Wonosari. Pertigaan setelah pasar ambil kanan menuju jalur pantai baron, setelah 10 km dari pertigaan tadi nanti akan ketemu sebuah pertigaan yang menunjukkan arah pantai wedi ombo dan pantai pulang syawal / pantai indrayanti. Tinggal ikuti saja petunjuk tersebut. 
     Untuk masuk ke Pantai Wediombo Wonosari ini per orang hanya di tarik tarif Rp. 5.000 per orang. Sangat terjangkau dan dapat dijangkau oleh semua orang bukan? Ayo segera agendakan liburan kalian..

Jumat, 08 September 2017

Pantai Timang

   Sebelum dapat menyaksikan keindahan pantainya dan sebelum melakukan kegiatan menyenangkan lain di sekitar pantai, para wisatawan harus melewati perjalanan yang sulit dan juga menantang. Pasalnya, untuk bisa sampai ke sini harus melewati jalanan yang terjal dan berbatu. Namun, semua itu akan sangat sebanding dengan apa yang akan didapatkan saat tiba ke Pantai Timang ini.


   Ada yang menarik dari Pantai Timang ini, karena pantai ini terbagi menjadi dua area yang berbeda. Di bagian timur merupakan pantai yang terdiri dengan pasir putih bersih yang lembut. Sementara dibagian lainnya, yaitu di bagian barat merupakan tempat dimana terdapat perbukitan batu yang cukup terjal dan letaknya berbatasan langsung dengan laut. Namun dari pantai yang berbatu ini para wisatawan dapat menyaksikan panorama yang sangat indah.
   Selain itu di Pantai Timang ini juga terdapat gondola tradisional atau kereta gantung yang terbuat dari rangkaian kayu dan bambu yang sangat kuat. Gondola tradisional atau kereta gantung tersebut digunakan untuk sarana transportasi penyebrangan menuju Pulau Timang. Biasanya, kereta gantung tersebut digunakan masyarakat setempat yang merupakan pencari lobster. Namun, bagi para wisatawan yang mempunyai keberanian juga dipersilahkan untuk menyebrang menggunakan kereta gantung ini

   Dengan demikian, para wisatawan dapat merasakan sendiri betapa asiknya berada di gondola tradisional yang berada di atas lautan dengan ombak yang sangat besar. Sudah dapat dipastikan dengan jelas bahwa para wisatawan yang mengunjungi pantai ini bisa mendapatkan pengalaman baru yang tak mungkin mudah untuk dilupakan.
   Untuk bisa sampai ke Pantai Timang, para wisatawan bisa memulai perjalanan dari kota Yogyakarta menuju Pantai Timang dengan waktu sekitar 3 jam dengan menempuh jarak sekitar 35 km. Dari kota Yogyakarta, perjalanan bisa dilanjutkan menuju Wonosari untuk menuju Pantai Baron, kemudian berjalan lagi melewati Pertigaan Mulo untuk sampai ke arah Pasar Siung dan tinggal melanjutkan ke Pasar Dakbong. Setelah itu, para wisatawan harus melewati jalanan dengan medan berbatu yang terjal.
   Tiket masuk ke Pantai Timang sebenarnya sangat terjangkau yakni hanya Rp 5 ribu saja dan sudah termasuk parkir motor. Namun jika ingin menyebrang ke batu karang harus membayar biaya naik kereta gantung sebesar Rp 150 ribu.

Pantai Siung

   Pantai Siung ini terletak di Kecamatan Tepus, Gunung Kidul yang berjarak 100 km dari Kota Yogyakarta. Pantai ini cukup luas untuk melakukan berbagai macam aktivitas mulai dari bermain pasir dan ombak, memancing dan bermain voli pantai. Kondisi pantai ini tidak terlalu ramai dan cenderung sepi sehingga sangat nyaman dan tenang untuk berlibur.
   Salah satu pesona yang menonjol dari pantai ini adalah batu karangnya yang berukuran raksasa di sebelah timur dan barat, selain untuk memperindah dan pembatas dengan pantai lain, karang tersebut menjadi dasar penamaan pantai ini.
   Batu karang tersebut terletak agak menjorok ke laut dan menurut seorang sesepuh di tempat ini yang bernama Wastoyo, penamaan pantai ini diambil dari bentuk batu tersebut yang menyerupai gigi kera atau Siung Wanara. Hingga sekarang batu tersebut masih dapat dinikmati keindahannya berpadu dengan gempuran ombak yang selalu menerpanya menyajikan pemandangan yang dramatis. 

Panjat Tebing di Pantai Siung

   Selanjutnya untuk menpercepat berkembangnya obyek wisata dipantai ini terutama untuk panjat tebing, Pemda DIY pada tahun 2005 meresmikan kawasan minat khusus panjat tebing di tempat ini. Para wisatawan mulai berdatangan untuk melihat keindahan pantai ini. Selanjutnya Pantai Siung ini mulai berbenah dan semakin terkenal setelah tempat ini digunakan untuk lokasi Asean Climbing Gathering 2005 yang diikuti oleh 250 peserta pemanjat dari 6 negara (Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Perancis dan Jerman). 
   Pantai Siung ini semakin banyak dikunjungi wisatawan terutama pada saat liburan dan akhir pekan. Komunitas MAPALA (Mahasiswa Pecinta Alam) dari berbagai kampus dan FPTI ( Forum Pemanjat Tebing Indonesia ) sering menggunakan tempat ini untuk melaksanakan diklat maupun latihan pada hari sabtu dan minggu.
     Di kawasan panjat tebing tersebut terdapat sekitar 250 jalur untuk pemanjatan dengan tingkat kesulitan dan karakteristik yang berbeda-beda. Sehingga banyak orang menyebut pantai Siung ini sebagai the best rock climbing site ini Yogyakarta.Anda juga bisa naik ke deretan tebing karang yang megah berdiri di sebelah barat pantai ini.
     Tebing inilah yang biasa digunakan oleh para pemanjat untuk melakukan olah raga dan uji keberanian panjat tebing di alam. Dari ketinggian tebing tesebut anda dapat melihat pantai Siung secara utuh keseluruhan yang sangat menakjubkan. 

Camping di Pantai Siung 

   Selain pengunjung bisa mencoba melatih mental dengan memanjat tebing, ada satu hal yang harus dicoba juga, yaitu camping di Pantai Siung. Menikmati hembusan angin laut malam, memasak di depan tenda, membuat api unggun dan bercengkrama bersama teman sembari menyeduh kopi panas mungkin akan menjadi kenikmatan tersendiri yang patut Anda coba. 
   Namun mengingat peralatan camping yang cukup banyak, seperti kompor portable, nesting untuk memasak, matras, tenda dan lain-lain ini tidak disediakan oleh pengelola setempat,  jadi Anda harus mempersiapkan dengan lengkap dan teliti  dari rumah ketika ada rencana berkemah di tepi pantai. Banyak fasilitas yang sudah tersedia di pantai siung yakni kamar mandi, rumah makan, parkiran luas, mushola, TPI, pendopo, dan penginapan. Tiket masuk ke kawasan Pantai Siung sebesar Rp. 5.000 per orang. Jalur menuju Pantai Siung adalah dari Yogyakarta menuju Wonosari ke arah Tepus dan selanjutnya Purwodadi kemudian Siung. Happy holiday!

Pantai Nglambor


     Pantai Nglambor adalah pantai indah yang lokasinya terlindung oleh pulau karang, sehingga ombak di pantai tersebut cukup tenang dan aman untuk berenang. Tidak hanya itu, kamu bisa melihat kehidupan biota bawah lautnya dengan cara snorkeling.
     Kondisi perairan di pantai yang menyerupai cekungan ini terbilang aman untuk berenang dan snorkeling karena ada dua bukit karang yang terletak di tengah laut. Bukit karang yang bentuknya menyerupai kura-kura raksasa itu berfungsi sebagai pemecah ombak dan penahan gelombang. Sehingga ombak yang sampai ke pantai tidak besar dan cenderung tenang.
   
Kalau ogah basah-basahan, kamu bisa mencari kulit kerang dan batu halus warna-warni, melompat dari satu gugusan karang ke gugusan lainnya, atau trekking mendaki bukit-bukit karang yang memeluk pantai ini. Ombak yang tenang dan air laut yang jernih membuatmu bisa melihat karang, rumput laut, ikan warna-warni yang berkejaran, serta aneka biota penghuni laut dari permukaan. Untuk mempermudah sobat, berikut rute menuju Pantai Nglambor Gunungkidul dari arah Yogya: Jogja – Piyungan – Bukit Patuk – Sambipitu – Rest Area Bunder – Gading – Siyono – Kota Wonosari – Jalan Baron – Mulo –  Purwodadi (Tepus) – Jalan Raya Pantai Siung – sebelum Pantai Siung ke kanan – Pantai Nglambor. Tiket Masuk: Rp 5 ribu rupiah dan biaya snorkeling: 50 Ribu Rupiah
     Berada di Nglambor akan memberimu sensasi perjalanan wisata pantai yang berbeda. Jadi, kapan kamu hendak ke Pantai Nglambor?

Rabu, 06 September 2017

Pantai Indrayanti


   Pantai Indrayanti Gunung Kidul menjadi salah satu alternative wisata paling diminati di kawasan Yogyakarta. Pemkab Gunung Kidul sendiri sebenarnya menamai pantai ini dengan pantai Pulang Syawal yang diambil dari nama kampung pantai Indrayanti. Namun karena masyarakat sudah terbiasa dengan nama Indrayanti, sehingga nama pantai Pulang Syawal justru kurang familiar.
   Pantai Indrayanti merupakan salah satu deretan pantai di Gunung Kidul yang paling terkenal. Karena pantai ini mempunyai akses jalan yang mudah di jangkau dan cocok sebagai tempat wisata untuk semua kalangan umur. Pantai ini terletak di desa Sidoharjo Tepus Gunug Kidul Yogyakarta. Pantai ini mempunyai pasir berwarna putih dan mempunyai garis pantai yang panjang.
   Menikmati keindahan pantai Indrayanti bisa membuat kita tak ingin cepat-cepat pulang. Berjalan-jalan di air saat airnya surut sungguh sangat menyenangkan, kita bisa melihat dasar pantai dengan makhluk-makhluk laut yang mengagumkan. Namun tentunya kita harus berhati-hati untuk tidak menyakiti mereka dan juga kaki kita sendiri.
   Memanjat bukit di sisi timur pantai Indrayanti tidak akan membuat kita menyesal, karena sesampainya di atas bukit, pemandangan laut luas yang berbatasan dengan Samudra Hindia terhampar. Dan menengok ke arah barat, beberapa pantai yang dipisahkan oleh bukit-bukit terlihat berjajar, sungguh pemandangan yang membuat hati melonjak kegirangan. Dan saat senja menjelang, bukit ini akan menjadi spot terbaik untuk menyaksikan mentari yang kembali ke peraduannya.

   Untuk mencapai pantai Indrayanti, bagi yang menggunakan kendaraan sendiri bisa langsung menuju arah Wonosari, beberapa ratus meter setelah melewati kota Wonosari, akan dengan mudah ditemukan rambu lalu lintas yang menunjukkan arah ke kanan, dengan mengikuti rambu tersebut kita akan sampai di pantai Indrayanti. Dan bagi kita yang naik kendaraan umum dari arah kota Yogyakarta, naiklah bus ke arah Wonosari dari terminal Giwangan. Setelah sampai di terminal Wonosari, teruskan dengan naik angkutan umum ke arah Tepus, Setelah itu lanjutkan perjalanan menuju pantai Indrayanti menggunakan ojek.
   Pantai Indrayanti dibuka 24 jam dengan tarif retribusi Rp 10 ribu per orang. Yok guys happy holiday ^_^